Tampilkan postingan dengan label Sekolah Terpencil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah Terpencil. Tampilkan semua postingan
Kamis, 02 Mei 2013
Beteguh, Guru Belia di Hutan Belantara dan Mimpi-mimpi Besarnya
Pekanbaru - Siang itu, sebuah papan tulis kecil diletakkan di gundukan tanah di bawah rindangnya hutan belantara Taman Nasional Bukit Dua Belas, Sorolangun, Provinsi Jambi. Seorang anak Rimba, Beteguh (14) mencoba memposisikan diri sebagai guru bagi anak-anak di komunitasnya.
Beteguh, Guru Belia di Hutan Belantara dan Mimpi-mimpi Besarnya
Pekanbaru - Siang itu, sebuah papan tulis kecil diletakkan di gundukan tanah di bawah rindangnya hutan belantara Taman Nasional Bukit Dua Belas, Sorolangun, Provinsi Jambi. Seorang anak Rimba, Beteguh (14) mencoba memposisikan diri sebagai guru bagi anak-anak di komunitasnya.
Beteguh, Guru Belia di Hutan Belantara dan Mimpi-mimpi Besarnya
Pekanbaru - Siang itu, sebuah papan tulis kecil diletakkan di gundukan tanah di bawah rindangnya hutan belantara Taman Nasional Bukit Dua Belas, Sorolangun, Provinsi Jambi. Seorang anak Rimba, Beteguh (14) mencoba memposisikan diri sebagai guru bagi anak-anak di komunitasnya.
Beteguh, Guru Belia di Hutan Belantara dan Mimpi-mimpi Besarnya
Pekanbaru - Siang itu, sebuah papan tulis kecil diletakkan di gundukan tanah di bawah rindangnya hutan belantara Taman Nasional Bukit Dua Belas, Sorolangun, Provinsi Jambi. Seorang anak Rimba, Beteguh (14) mencoba memposisikan diri sebagai guru bagi anak-anak di komunitasnya.
Beteguh, Guru Belia di Hutan Belantara dan Mimpi-mimpi Besarnya
Pekanbaru - Siang itu, sebuah papan tulis kecil diletakkan di gundukan tanah di bawah rindangnya hutan belantara Taman Nasional Bukit Dua Belas, Sorolangun, Provinsi Jambi. Seorang anak Rimba, Beteguh (14) mencoba memposisikan diri sebagai guru bagi anak-anak di komunitasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)